Cara Cek NIK & Nama Di Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019

Cek NIK Di Daftar Pemilih Tetap Online

KPU telah mengimbau warga negara Indonesia yang sudah punya hak pilih untuk mengecek apakah Identitasnya (KTP) terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019.

Untuk Pengecekan Kartu Identitas di Daftar Pemilih Tetap bisa dilakukan dengan dua cara. Yaitu:

Pertama, datang langsung ke kantor desa/kelurahan domisili. Di situ, petugas akan membantu pemilih untuk mengecek keterdaftaran mereka dalam DPT.

Cara kedua, melalui website di https://sidalih3.kpu.go id. untuk menggunakan cara kedua ini pemilih tak perlu lagi datang ke kantor desa/kelurahan, cukup mengandalkan smartphone dan jaringan internet. Berikut langkah-langkahnya:


  • Di halaman awal portal https://sidalih3.kpu.go.id, pemilih diminta untuk memilih provinsi tempat mereka tinggal. Pilih provinsi yang sesuai dengan tempat tinggal pada kartu tanda penduduk (KTP).
  • Setelah kolom provinsi terisi, pemilih diminta untuk memasukan kabupaten/kota domisili. Pilih kabupaten/kota domisili sesuai dengan tempat tinggal di KTP.
  • Selanjutnya, isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum dalam KTP di kolom "NIK" yang terletak di bawah kolom kota/kabupaten. Ingat! Periksa dan pastikan, setiap angka yang dimasukkan sudah benar.
  • Lalu, ketik nama di kolom "Nama" yang letaknya di samping kolom "NIK". Masukkan nama lengkap sesuai dengan yang tertera dalam KTP.
  • Terakhir, klik ikon "cari pemilih" yang ada di sebelah kanan kolom "Nama".


Setelah selesai mengikuti tahapan diatas akan tampil halaman baru apakah pemilih sudah terdaftar dalam DPT Pemilu 2019 atau belum.

Jika sudah, portal akan menampilkan nama, NIK, TPS, jenis kelamin, kelurahan, kecamatan, kabupaten, dan provinsi pemilih. Cek kembali dan pastikan seluruh data diri yang tercantum sudah benar.

Tahapan Pemilu 2019 memasuki masa kampanye mulai 23 September 2018 lalu. Kampanye akan berakhir pada 13 April 2019.

Sementara itu untuk hari pemungutan suara akan diselenggarakan pada 17 April 2019.
Advertisement
Advertisement

Tidak masalah seberapa lambat kau berjalan, asalkan kau tak berhenti.