Wajib Tahu, Bahaya Bermain Game Online Bagi Otak Manusia

Bahaya game online untuk otak Manusia

Makin mudahnya akses internet di seluruh dunia membuat game online semakin banyak diminati masyarakat luas. Bahkan kini game online bukan saja di minati oleh anak-anak saja,  Orang dewasapun ikut andil dalam permainan yang dimainkan di dunia maya ini,  namun tahukah kamu bahwa bermain game online berbahaya bagi otak manusia???

Masyarakat menganggap bermain game online adalah cara meningkatkan kecerdasan otak. Namun ternyata pernyataan itu adalah salah dan justru malah sebaliknya. Di sisi lain serunya bermain Game Online faktanya terdapat bahaya yang dapat mengancam kesehatan anda.

Para peneliti membuktikan bahwa Game online dapat mengganggu kerja dan sistem syaraf otak manusia. Nah untuk lebih jelasnya simak pembahasan kali ini mengenai bahaya bermain game online dan kamu juga Wajib Tahu, Bahaya Bermain Game Online Bagi Otak Manusia.

Bahaya Game Online Bagi Otak Manusia


Berikut ini adalah bahaya Game Online yang dapat membahayakan Otak manusia.

Frontal Lobe


Frontal Lobe adalah bagian otak yang akan bekerja pada waktu anda bermain game strategi. Frontal Lobe bekerja untuk mendekteksi apakah perbuatan yang anda lakukan baik atau tidak. Bagian otak inilah yang mencegah perilaku anti sosial. Maka jika kami sudah kecanduan game online maka secara tidak sadar tingkat sosial kamu kepada lingkungan sekitar akan menurun drastis. Lebih parahnya lagi jika ini terjadi pada anak-anak. Sedikit saran bagi para orang tua, agar memberi arahan akan bahaya game online bagi otak kepada anak-anak sejak dini.

Parietal Lobe


Bagian ini bertugas mengumpulkan berbagai informasi yang berada di semua bagian otak kamu yang kemudian menggabungkannya sehingga kamu dapat menghitung dan memperkirakan jarak serta menggunakan suatu objek. Kalo pariental lobe ini sudah di serang maka kamu bersiap menjadi pribadi yang beraktivitas di luar nalar manusia normal. Bahaya Parietal lobe ini sama dengan bahaya benturan di kepala.

Temporal Lobe


Bagian dari Temporal lobe berfungsi untuk berbicara dan mungkin tak banyak berperan saat anda bermain game. Namun Temporal Lobe ini merupakan kunci utama yang memiliki fungsi sebagai memori jangka panjang. Maka tidak heran kamu akan mengingat cara dan tehnik bermain Game online yang anda mainkan meskipun sudah lama tidak memainkannya. Jika ini terus bekerja maka akan meningkatkan resiko gejala Alzheimer.  Jika gejala Alzheimer menyerang maka memori lain dalam otak anda akan terhapus dengan sendirinya.

Occipital Lobe


Pada bagian ini merupakan pusat tempat proses visualisasi dan visuospatial bekerja. Bagian Occipital Lobe juga berperan untuk membedakan warna dan persepsi gerak. Jika bagian ini terus dibebani dengan bermain game online maka dapat menjadikan kita lemah mental. Disarankan agar kamu segera menghindari kebiasaan bermain game online. Bukan berarti bermain game online dilarang, namun dengan mengurangi waktu bermain atau tidak berlebihan dalam bermain game online.

Gangguan Motorik


Tubuh yang jarang digerakkan karena hanya berdiam diri bermain online, khususnya bagi anak-anak, sangat beresiko mengurangi kesempatan untuk melatih kemampuan motoriknya. Jika saja hal ini terjadi maka akan berakibat fatal. Endingnya Anak-anak akan tumbuh dengan kemampuan motorik yang terbatas. Bahkan dalam fase pertumbuhan ini juga akan menyebabkan pertumbuhan fisik dan mental terhambat atau terlambat dari fase normal masa pertumbuhan anak-anak.

Gejala Autisme


Bahaya Bermain Game online bagi otak yang paling mengerikan adalah dapat memicu timbulnya autisme. Terutama pada anak-anak usia dini, parahnya hal ini akan membentuk mereka menjadi pribadi yang berhasrat tinggi dan akan melakukan berbagai macam cara untuk mewujudkannya. Hmmm mengerikan bukan...???.

Untuk itu disarankan segera hindari bermain Game online dengan mengimbangi kegiatan positif lainnya yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif kamu maupun anak-anak usia dini.

Advertisement
Advertisement

Tidak masalah seberapa lambat kau berjalan, asalkan kau tak berhenti.