3 Kesalahan Fatal Yang Di Anggap Sepele Saat Charge Smartphone

3 Kesalahan Fatal Yang Di Anggap Sepele Saat Charge Smarphone

Saat men Charge Smartphone tentu kamu tidak bisa leluasa mengoperasikan smartphone. Namun meski demikian kenyataannya banyak juga diantara kamu yang sering melakukan hal tersebut, padahal sebenarnya hal itu sangat berbahaya.

Diantara kamu yang sering ngasal nge charge smartphone seakan terkesan masa bodo, padahal smartphone itu belinya pake uang lho dan yang pasti ga murah kan? Ya semurah-murahnyanya juga tetep harganya ratusan ribu. Nah, dari pada nyesel, simak deh 3 Kesalahan Fatal Yang Di Anggap Sepele Saat NgeCas Smartphone berikut ini.

Jangan Tunggu Sampai Batrai Habis


Tiap baterai memiliki batas charge cycle atau berapa kali maksimal charge hingga performanya menurun. Jadi jika kamu menggunakan smartphone hingga baterainya habis total, kosong alias ngedrop, maka bisa saja performanya bartrai tersebut menurun seiring berjalannya waktu.

Hasil tes menyebutkan bahwa rata-rata charge cycle sebuah baterai sekitar 1000-2500 kali dalam keadaan setiap charge maksimal baterai tersisa minimal 25%. Tetapi ketika kamu nencharger bartrai dari nol atau dalam keadaan batrai habis total maka charge cycle hanya sekitar 300-500 kali saja.

Untuk itu alangkah baiknya ketika daya batrai tinggal 30% baiknya kamu langsung men-charge baterai tersebut agar batrai bisa di pakai dalam jangka waktu yang maksimal.

Jangan Charge Sebelum Tidur


Faktanya pasti banyak di antara kamu yang mencharge smartphone nya di malam hari tepatnya sebelum tidur, hal ini tentu bisa mengakibatkan kamu ketiduran sampai lupa mencabut charger saat batrai sudah terisi penuh.  Akibatnya batrai smartphone kamu cepat rusak dan daya tahannya berkurang.

Dari beberapa kejadian melakukan charge semalaman maka baterai bisa kelebihan kapasitas, akibatnya batrai menjadi panas dan bisa menimbulkan ledakan.

Jangan Charge menggunakan Charger Palsu/Abal-Abal


Nih buat yang sering beli Charger Palsu atau bajakan, menggunakan charger palsu tentu smartphone kamu tidak dapat mengisi dengan sempurna dan tidak dapat menjamin baterai dan smartphone tetap aman.

Selain itu kualitas charger palsu masih banyak dipertanyakan, dari beberapa kejadian hasil output dari charger palsu umumnya tidak sesuai dengan apa yang tertulis di dibagian chargernya. Misalnya saja tertulis output 2A tetapi aslinya justru malah dibawah 2A.

Akhir kata

Nah dari ke 3 hal diatas, ayo ngaku.. mana yang sering kamu lakukan??? Jawab dan berikan komentarmu dibawah ini. Di tunggu ya.. !!!
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

CEO sekaligus Content Specialist di trikricky.com. Jangan lupa bahagia.